大地の子
Kisah yang menggambarkan kehidupan tragis Riku Isshin, seorang anak yatim piatu yang tertinggal di Tiongkok. Sebagai putra dari sebuah keluarga anggota kelompok pemukim Manchuria, Katsuo Matsumoto (7 tahun) yang tinggal di Manchuria harus menyaksikan keluarga dan penduduk desanya dibantai dalam serangan tentara Uni Soviet, serta terpisah dari adik perempuannya. Katsuo beruntung bisa selamat dan diadopsi oleh Lu Dezhi, seorang guru Tionghoa yang baik hati. Namun, karena ia adalah orang Jepang, Katsuo mengalami diskriminasi yang sangat parah, dan harus berulang kali lolos dari maut selama Perang Saudara Tiongkok antara Partai Komunis dan Kuomintang, serta Revolusi Kebudayaan… Karya ini benar-benar mencerminkan jiwa Toyoko Yamazaki sebagai seorang penulis. Saya ingin membaca lebih banyak novel yang mampu menggambarkan gejolak sejarah seperti ini.